oleh

Tidak Terima Dipalak dan Dipukuli, Pelajar SMK St.Antonius Lakukan Aksi Tawuran

-News-3.537 views

 

BRNews, Merauke – Tak terima dipalak dan dipukuli, pelajar SMK St.Antonius lakukan aksi tawuran di SMAN 1 Merauke. Ketika ditemui wartawan, kanit SPKT 3 Ipda Hasan Umanahu mengatakan kasus tersebut telah ditangani Polres Merauke, Rabu (22/9).

Kanit menjelaskan, kronologi awal yakni siswa dari SMK St.Antonius dipalak lalu dipukul hingga berdarah oleh siswa SMAN 1 yang sedang dipengaruhi alkohol sehingga siswa yang dipalak tersebut melaporkan ke kakak senior di sekolahnya dan saat itu juga para pelajar SMK St.Antonius langsung melakukan pembelaan.

“ketika anak STM ini ke kios untuk beli air minum bertemulah dengan anak SMAN 1 ini yang sedang dipengaruhi alkohol, anak STM ini dipalak dan dipukuli hingga berdarah sehingga anak STM ini melaporkan ke kakak kelasnya,” jelas Hasan.

Lanjutnya, dari situ pelajar STM datang ke SMAN 1 namun kemungkinan tidak disambut baik oleh anak-anak SMAN 1 maka terjadilah tawuran, penyerangan yang diblakukan anak-anak STM sebanyak tiga kali dan menghancurkan kaca-kaca yang ada di sekolah SMAN 1.

“sempat sudah di lerai oleh pak Timo guru dan guru-guru SMAN 1 namun tidak mampu karena jumlah anak-anak ini terlalu banyak.”

Kedua orang tua dari pihak masing-masing sudah sepakat untuk berdamai dan pihak kepolisian telah membuat surat pernyataan yang disepakati bersama.

“Kedua orang tua dari pihak masing-masing telah sepakat untuk berdamai, kami pihak polres merauke sudah mempertemukan guna mediasi dan membuat surat pernyataan, intinya mereka berdamai dan kedepan tidak akan terulang lagi,” kata Hasan di polres Merauke.”

Kepada Bamburuncingnews, kepala sekolah SMK St.Antonius Merauke Hoppy Istiawan mengiyakan adanya kasus tersebut dan sudah ada kata damai.

“sudah selesai, sudah damai semua,” kata kepsek.

Sementara itu salah satu guru senior Timotius Fanghoi berpesan kepada anak-anak angkatan sebelumnya bahwa dirinya baik-baik saja.

“banyak yang lihat dari video yang tersebar bahwa mungkin saya terluka, tapi oada saat ini saya mau sampaikan ke semua angakatan sebelum-sebelumnya khusunya lagi angkatan 81 dan 82 bahwa diri saya baik-baik saja tidak ada yang terluka,” tutup Timo.

(JML/red)

Komentar

Baca Juga